Resiko yang ditimbulkan Covid-19 terhadap Perekonomian Masyarakat

            Sebuah fenomena, baik itu fenomena alam maupun non alam pasti akan membawa resiko bagi masyarakat. Baru-baru ini Indonesia dilanda sebuah fenomena non alam berjenis wabah penyakit yang bernama Virus Covid-19. Virus Covid-19 masuk di Indonesia sekitar tahun 2020. Saat ini virus Covid-19 memang sudah mereda, tetapi pada 2020 atau awal virus Covid-19 masuk di Indonesia, pemerintah telah memprediksi dampak atau resiko yang dibawanya melalui pengamatan media luar negeri serta perkembangan virus tersebut di Indonesia. Selain berdampak pada kesehatan, pemerintah sudah menebak bahwa Covid-19 nantinya akan mengancam perekonomian masyarakat. Adanya virus Covid-19 di Indonesia lambat laun akan menyusahkan masyarakat dalam mencari penghasilan, hal itu dikarenakan pemerintah menerapkan kebijakan PPKM. PPKM merupakan salah satu solusi pengurangan penyebaran virus Covid-19 dengan cara menghimbau masyarakat untuk tetap dirumah dalam melakukan aktivitasnya.

            Dalam meminimalisir permasalahan tersebut, modal sosial budaya masyarakat berupa ide kreatif dan inovatif sangatlah diperlukan. Covid-19 yang masuk ke Indonesia mengakibatkan masyarakat sulit untuk mencari nafkah seperti biasanya. Upaya masyarakat dalam memperoleh penghasilan kembali yaitu dengan cara beralih dan mencoba menjadi wiraswasta dengan membuka UMKM online di E-Commerce menggunakan smartphone dan lainnya yang ternyata memang berpotensi untuk memulihkan perekonomian masyarakat. Bahkan, UMKM dapat membantu menaikkan GDP menjadi 50%.


Sumber: kominfo

            Setelah Pemerintah memantau pekembangan UMKM, Pemerintah kemudian menghimbau masyarakat lain untuk mencoba mendirikan UMKM mereka sendiri. Pemerintah juga bersedia untuk membantu UMKM di Indonesia agar lebih berkembang dengan cara memberikan bantuan modal dan sebagainya. Pada tahun 2022, UMKM sudah menjadi tren di Indonesia, hal itu terbukti karena UMKM dapat ditemui dimana saja. UMKM menjadi wadah baru bagi masyarakat untuk memulihkan dan memperoleh penghasilan.

            Dari uraian diatas, modal sosial yang dapat dikaitkan dengan analisis tersebut yaitu trust atau kepercayaan. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk mencoba membuka UMKM, dari himbauan tersebut masyarakat menjadi percaya dan berani membuka UMKM sendiri, terbukti saat ini telah banyak UMKM di Indonesia mulai dari UMKM online hingga UMKM on the spot. Dengan kepercayaan tersebut, pemerintah juga mengimbanginya dengan cara selalu memperhatikan perkembangan serta mendukung UMKM di Indonesia melalui berbagai bantuannya. UMKM sudah dapat menjadi tumpuan masyarakat untuk mencari sumber penghasilan baru atau tambahan serta dapat membawa keuntungan bagi negara. Dengan kepercayaan tersebut, resiko yang ditimbulkan oleh virus Covid-19 pada perekonomian bisa teratasi secara perlahan. Selain itu, adanya kepercayaan juga membawa  keuntungan bagi kedua pihak.



"Muhammad Nur Aldian"


Refrensi:

https://kemenkopukm.go.id/read/sektor-umkm-jadi-kunci-pemulihan-ekonomi-di-tengah-pandemi

https://aptika.kominfo.go.id/2020/05/umkm-online-jadi-solusi-bertahan-saat-pandemi-covid-19/

https://indonesia.go.id/kategori/indonesia-dalam-angka/2018/rp28-triliun-bantuan-umkm-mulai-cair?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1?lang=1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Permasalahan Yang Sering Terjadi di Lingkungan OSIS

Asal-Usul Kota Klaten

Isu Kurikulum 2013 Yang Tak Berujung